Masalah-Masalah Sosial atau Fenomenal Sosial Yang Terjadi Disekitar Kita Saat ini, dan bagaimana menanggulanginya.

Tinggalkan komentar

28/10/2014 oleh andrashootter007

TUGAS SOFTSKILL :

Berikut ini ada beberapa masalah sosial yang menarik menurut saya, yang saya ambil dari berbagai sumber :

  1. Seks Bebas

SEKS BEBAS

Pandangan seks bebas semakin lama menjadi hal yang terdengar biasa karena semakin banyaknya berita yang beredar tentang seks bebas ini. Terutama kasus seks bebas yang banyak juga terjadi di negara kita Indonesia. Ini merupakan masalah bagi negeri ini karena banyaknya seks bebas membuat moral para remaja menjadi semakin tidak baik. Apalagi sudah marak terjadi anak sekolah melakukan seks bebas bagaimana hal ini tidak terdengar biasa? sudah banyak berita-berita atau masalah yang beredar tentang seks bebas ini dikalangan para pemuda.semakin hari malah semakin banyak kasus seks bebas memang banyak hal yang menyebabkannya. Kurangnya didikan iman dan takwa, pergaulan bebas yang bergaul dengan memakai narkotika, pengaruh budaya barat yang negativ dan  teknologi semakin lama semakin canggih maka semakin mudah pula untuk mendapatkan informasinya. Di indonesia ini teknologi memang banyak menguntungkan dalam hal positif tetapi tidak bisa dipungkiri dalam hal negative pun  banyak hal-hal yang menyebabkan terjadi. Apalagi remaja-remaja sekarang ini semakin berani untuk meng-expose diri bahkan sampai-sampai video yang sedang melakukan hal yang tidak senonoh ini pun mereka rekam dan dimasukan dalam situs video hingga akhirnya banyak beredar. Sungguh sangat memalukan dan tidak lazim terutama anak-anak sekolah yang melakukannya sudah pasti hal yang sangat tidak terpuji. Moral bangsa ini malah akan semakin terpuruk jika hal seperti ini tidak cepat diatasi. orangtua mana yang tidak akan menggelengkan kepala mendengarnya bahkan menangis jika mengetahui anaknya melakukan hal yang tidak terpuji ini. Maka dari itu orangtua semakin antisipasi agar tidak menimpa anaknya sendiri

Banyak hal yang akan disebabkan jika melakukan seks bebas apalagi para remaja dan terutama perempuan yang akan lebih banyak dirugikan diantaranya bisa mencorengkan nama baik keluarga karena disebut-sebut orangtua tidak mendidik anaknya dengan baik, membuat stress perempuan jika lelaki yang membuatnya seperti itu tidak bertanggung jawab, tidak adanya kepercayaan diri untuk keluar rumah karena tetangga sekitar membicarakannya hingga akhirnya pun stress, menikah muda dan tidak ada perencanaan hingga membuat masa depan suram, seks bebas pun dapat memicu menjadikannya seorang pelacur karena terlanjur melakukan dengan pacarnya lalu putus hubungan akhirnya malah membuat putus asa dan menjadikannya profesi untuk diteruskan saja dan membuat semakin banyaknya wanita yang mengugurkan janinnya atau membuang bayi begitu saja.
Sangat mencengangkan sekali bukan jika kita melihat apa saja penyebab seks bebas ini seharusnya mungkin cara mengatasinya dengan banyaknya majlis-majlis atau pesantren yang mengajak para remaja untuk ikut berpartisipasi atau mendapat lebih banyak lagi pendidikan rohani dan orangtua pun harus mau mendorong anak-anaknya agar mau ikut berpartisipasi dan melakukan kesibukan-kesibukan yang positif. ABG atau remaja memang labil mudah terpengaruh kemana saja alur mengarah bisa itu positif maupun negatif. maka untuk menghindari seks bebas ini harus banyak kegiatan-kegiatan menarik yang mengarah positif agar tidak mempedulikan hal-hal yang membawa dampak buruk. Seperti hal-hal diatas yang sudah saya beritahukan maka hindarilah hal-hal yang kita tahu akan berdampak buruk atau seperti seks bebas ini saya pun sebagai remaja sangat antisipasi agar tidak mengalami hal ini apalagi dalam bergaul karena sudah pasti masa depan dan kehormatan akan dipandang tidak baik oleh orang-orang sekitar dan karena mendengar pengalaman yang saya dengar dari teman-teman yang mengalami hal ini kejadian ini akan membuat penyesalan yang sangat dalam apalagi kedepannya perencanaan keluarga pun tidak baik.

Sumber : http://masalahsosial-terjadipadarakyat.blogspot.com/2011/10/seks-bebas_16.html

  1. HIV/AIDS

Anak Sekolah Rentan Terkena HIV/AIDS

“Gianyar (ANTARA) – Anak usia sekolah sangat rentan terkena penyakit HIV/AIDS, demikian pula dengan kelompok pemakai narkoba rata-rata mengenai anak baru gede itu. “Berdasarkan data epidemologi di Bali, kasus HIV/AIDS terbanyak menyerang usia produktif 19-25 tahun, demikian juga dengan kelompok pemakai narkoba yang sebagian besar adalah anak usia sekolah,” kata Sekretaris Komisi Penanggulangan AIDS Daerah (KPAD) Gianyar, I Dewa Oka Sedana saat pembukaan jambore kelompok siswa peduli AIDS dan Narkoba di Balai Budaya Gianyar, Kamis. Terkait persoalan itu, di Kabupaten Gianyar pada tiap sekolah tingkat SMP, SMA, dan SMK dibentuk KSPAN sejak tahun 2006. Dan setiap tahunnya digelar jambore Kelompok Siswa Peduli AIDS dan Narkoba (KSPAN) yang bertujuan untuk menyamakan visi serta misi, kerja sama dan transformasi informasi antar KSPAN. Disamping itu kegiatan itu untuk meningkatkan kualitas dan kreativitas siswa dan KSPAN terutama dalam pencegahan HIV/AIDS. Wakil Bupati Gianyar, Dewa Made Sutanaya menjelaskan bahwa, Jambore KSPAN merupakan kegiatan yang sangat relevan dalam memerangi HIV/AIDS dan penyalahgunaan narkoba. Diharapkan melalui Jambore KSPAN Kabupaten Gianyar menjadi kawasan bebas narkoba dan HIV/AIDS. Ditambahkan, beberapa waktu lalu KPAD Gianyar meraih penghargaan Nasional sebagai KPA berprestasi kategori khusus KPA Mandiri. Untuk itu, pihaknya memberikan penghargaan dan terima kasih kepada semua pihak/ tokoh yang telah peduli pada penanggulangan HIV/AIDS di Kabupaten Gianyar Pemerintah Kabupaten Gianyar saat ini sangat serius dalam memerangi HIV/AIDS dan narkoba. Untuk itu, pihaknya meningkatkan sarana pencegahan seperti membangun dua klinik VCT (Voluntary Counseling and Testing). “Dua klinik itu yakni Klinik Sinta di RSUD Sanjiwani, dan Klinik VCT Dan HR (Harm Reduktion) di Puskesmas Ubud II,” jelasnya. Di klinik VCT Sinta, telah tersedia layanan terapi ARV Antiretroviral (ARV) bagi ODHA sehingga Orang dengan HIV/AIDS (ODHA) tidak perlu lagi ke RSUD Sanglah sehingga lebih hemat waktu dan biaya. Selain itu di klinik itu juga disediakan program PMCTC (prevention from Mather to Child Transmission) di setiap puskesmas di Kabupaten Gianyar. Seperti diketahui bahwa, jambore KSPAN Kabupaten Gianyar dibuka oleh Wakil Bupati Gianyar, Dewa Made Sutanaya selaku Ketua KPA Gianyar. Kegiatan berlangsung mulai dari hari Kamis (20/10) hingga Jumat (21/10), pada acara itu materi kegiatan-kegiatan kreatif seperti diskusi dan lomba presentasi AIDS dan Narkoba, Lomba Mars KSPAN, lomba debat, lomba majalah dinding dan poster. Jambore diikuti oleh 616 peserta dari tujuh Kecamatan, tiap kecamatan mengirimkan 88 orang dari siswa SMP, SMA dan SMK serta empat guru Pembina.

Sumber : http://masalahsosial-terjadipadarakyat.blogspot.com/2011/10/anak-sekolah-rentan-terkena-hivaids.html

PENDAPAT & CARA MENANGGULANGINYA :

Dari ke-2 artikel di atas, saya sebagai mahasiswa berpendapat bahwa seks bebas di bawah umur sangat berbahaya. Selain dapat menyebabkan gangguan jiwa, dan stress pada usia dini, seks bebas juga dapat menyebabkan menularnya penyakit HIV/AIDS. Pada umur sekian seks bebas sangat rentan terjadi, dan yang paling dirugikan adalah kaum perempuan. Banyak hal yang dapat merugikan remaja pada usia dini akibat melakukan seks bebas, sehingga remaja tidak memiliki semangat untuk melanjutkan masa depannya. Akibat dari seks bebas ini, peran orang tua sangatlah penting dan paling utama dalam hal mendidik anak-anak nya. Karena orang tua lah yang sangat dekat hubungannya dengan anak, dan orang tualah yang sangat paham dengan kondisi anak. Peran orang tua sangat dibutuhkan saat ini dalam mengontrol setiap kegiatan anak-anaknya, memberikan nasihat kepada anak tentang hal-hal negative di lingkungan sekitarnya adalah hal yang sangat penting. Karena anak pada usia dini masih memiliki pemikiran yang labil, cenderung mengikuti setiap pergaulan di lingkungan sekitarnya. Untuk menghindari atau mencegah hal-hal buruk yang tidak di inginkan terjadi pada anak, maka kembali disini saya tegaskan peran orang tua lah yang sangat penting dalam mendidik anak-anaknya agar terhindar dari pergaulan-pergaulan negative dari lingkungan sekitarnya.

Iklan

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Kalender

Oktober 2014
S S R K J S M
« Mar    
 12345
6789101112
13141516171819
20212223242526
2728293031  

Statistik

  • 1,314 Reading
%d blogger menyukai ini: